Kamboja dikenal tidak hanya karena candi Angkor Wat yang megah, tetapi juga karena produksi ladanya yang berkualitas tinggi, terutama dari wilayah Kampot. Salah satu destinasi agrowisata spaceman terbaik di negara ini adalah La Plantation, sebuah perkebunan lada yang menawarkan pengalaman unik bagi para wisatawan.
Terletak di wilayah Kampot, La Plantation tidak hanya berfokus pada produksi lada berkualitas tinggi, tetapi juga memberikan edukasi kepada pengunjung tentang sejarah dan proses produksi lada. Kebun ini menjadi tujuan utama bagi wisatawan yang ingin memahami lebih dalam tentang industri lada dan mencicipi langsung berbagai varian lada Kampot yang terkenal di dunia.
1. Sejarah dan Latar Belakang La Plantation
La Plantation didirikan dengan visi untuk melestarikan tradisi pertanian lada Kampot dan memperkenalkannya ke pasar internasional. Perkebunan ini dikelola dengan prinsip pertanian organik dan berkelanjutan, yang menjamin kualitas lada terbaik tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya.
Lada Kampot sendiri memiliki sejarah panjang, bahkan sejak era kolonial Prancis. Karena kualitasnya yang unggul, lada ini pernah menjadi pilihan utama bagi para koki Eropa. La Plantation melanjutkan tradisi ini dengan mengolah lada secara tradisional dan modern untuk mempertahankan cita rasa aslinya.
2. Jenis Lada yang Diproduksi di La Plantation
La Plantation menghasilkan beberapa jenis lada dengan karakteristik unik. Berikut adalah beberapa varian lada yang bisa ditemukan di perkebunan ini:
a. Lada Hitam Kampot
Lada hitam ini memiliki rasa yang kuat dengan aroma khas herbal dan citrus. Cocok untuk berbagai hidangan, terutama daging panggang dan saus.
b. Lada Putih Kampot
Dibuat dari biji lada matang yang dikupas, lada putih Kampot memiliki rasa yang lebih halus dan sedikit manis, cocok untuk hidangan sup dan seafood.
c. Lada Merah Kampot
Lada merah adalah jenis lada yang dipanen saat buahnya benar-benar matang, menghasilkan rasa yang kompleks dengan sentuhan manis dan pedas.
d. Lada Hijau Segar
Jenis lada ini dipanen lebih awal dan sering digunakan dalam masakan segar, terutama dalam kuliner khas Kamboja.
Selain lada, La Plantation juga memproduksi berbagai rempah-rempah seperti kunyit, jahe, dan kayu manis, yang semuanya ditanam secara organik.
3. Pengalaman Wisata di La Plantation
La Plantation menawarkan berbagai pengalaman wisata menarik yang bisa dinikmati oleh pengunjung, mulai dari tur edukatif hingga mencicipi langsung produk lada mereka.
a. Tur Perkebunan
Pengunjung bisa mengikuti tur gratis yang dipandu oleh staf ahli untuk memahami bagaimana lada ditanam, dipanen, dan diproses.
b. Kelas Memasak
Bagi yang ingin membawa pengalaman lebih jauh, tersedia kelas memasak yang menggunakan lada Kampot sebagai bahan utama.
c. Degustasi Lada
Pengunjung bisa mencicipi berbagai jenis lada dan belajar membedakan rasa serta aromanya yang unik.
d. Toko Souvenir
Tersedia berbagai produk berbasis lada yang bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh khas dari Kampot.
4. Cara Menuju La Plantation
La Plantation terletak sekitar 25 km dari pusat kota Kampot dan bisa ditempuh dengan berbagai moda transportasi:
- Motor atau Sepeda: Pilihan populer bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan alam sepanjang perjalanan.
- Tuk-tuk atau Taksi: Cara yang lebih nyaman dan cepat untuk mencapai lokasi.
- Tur Wisata: Beberapa agen wisata di Kampot menawarkan paket tur ke La Plantation.
5. Mengapa Harus Mengunjungi La Plantation?
La Plantation adalah tempat yang sempurna bagi siapa saja yang ingin merasakan pengalaman berbeda di Kamboja. Dengan keindahan alam, edukasi yang menarik, dan produk berkualitas tinggi, tempat ini menawarkan pengalaman tak terlupakan bagi wisatawan dari seluruh dunia.
Jika Anda berencana mengunjungi Kamboja, jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi La Plantation dan mencicipi lada Kampot terbaik!